Cyclefy
Platform web untuk mendonasikan, membarter, meminjam, mendaur ulang, dan memperbaiki barang di lingkungan kampus, dirancang dari awal sampai akhir oleh satu UI/UX designer dalam tim beranggotakan lima orang.
- Peran
- UI/UX Designer
- Tahun
- 2025
- Tim
- Byte4Aura, 5 anggota (Backend, System Analyst dan Project Manager, UI/UX, Frontend, QA)
- Platform
- Web
- Perangkat
- Figma
Gambaran umum
Cyclefy mendukung ekonomi sirkular di kalangan mahasiswa lewat lima layanan: donasi, barter, peminjaman, daur ulang, dan perbaikan. Platform ini dibangun oleh tim Byte4Aura di Advanced Software Engineering Laboratory, Telkom University, sebagai bagian dari ASE Lab Internship Program.
Sistem ini bertujuan memudahkan berbagi dan bertukar barang, mengurangi sampah lewat daur ulang dan perbaikan, membangun komunitas yang peduli lingkungan, dan menyediakan tempat yang aman untuk transaksi non-uang.
Riset
Saya menjalankan survei Google Form dengan 10 responden dan menulis tiga persona darinya: M. Sholeh, yang ingin mendonasikan barang; Bagus Hardianto, yang butuh layanan perbaikan; dan Imanuel Christian S., yang ingin membarter dan meminjam.
Kesulitan mereka membentuk layanan yang ada. Pendonor tidak tahu ke mana atau bagaimana memberikan barang. Orang dengan barang rusak tidak tahu cara memperbaikinya atau ke mana membawanya. Mahasiswa tidak punya tempat bersama untuk bertukar atau meminjamkan barang.
Proses
Tim mengikuti Design Thinking. Saya memetakan alur Sign Up dan Sign In lebih dulu: tamu melihat halaman utama, menekan Get Started, lalu mendaftar manual dengan verifikasi email atau dengan akun sosial. Dari situ saya lanjut ke wireframe, layar high-fidelity, dan prototipe interaktif.
Usability test
Saya menguji prototipe dengan 10 mahasiswa aktif Telkom University berusia 19 sampai 21 tahun (8 laki-laki, 2 perempuan) memakai System Usability Scale. Setiap responden sudah mencoba prototipe sebelumnya.
Kontribusi saya
Saya mengerjakan seluruh pekerjaan UI/UX: survei, persona, user flow, wireframe, desain UI, prototipe, dan usability test. Desain saya serahkan ke front-end developer. Backend, analisis sistem, front-end, dan QA dikerjakan anggota tim lain.